Mengenal Ragam Batik Tulis

Batik merupakan pakaian khas yang di pakai oleh orang jaman dulu. Saat ini batik biasa di pakai saat upacara dan acarater tentu saja. Batik yang di Indonesia memiliki beragam jenis dan semuanya sangat bagus dan unik. Indonesia memiliki beberapa teknik membatik, salah satunya yaitu batik tulis. Batik tulis juga memiliki beragam jenis yang semuanya sangat indah ketika dipakai. Berikut ini macam-macam jenis batik yang ada di Indonesa.
1. Batik tulis Keraton
2. Batik tulis Cuwiri
3. Batik tulis Pringgondani
4. Batik tulis Sekar jagad
5. Batik tulis Sida luhur
6. Batik tulis Kawung
7. Batik tulis Semen rama
8. Batik tulis Sida asih
9. Batik tulis Sida mukti
10. Batik tulis Suda garan
11. Batik tulis Petani
Itulah jenis batik tulis yang ada di Indonesia. Kali ini kita akan membahas salah satu jenis batik tulis yang ada di Indoneisa yaitu "batik tulis keraton".
Batik tulis keraton
Sesuai dengan namanya, batik tulis keraton ini berasal dari Keraton Yogyakarta. Batik ini di buat di pendopo keraton dan bisa dilihat oleh siapa saja yang berkunjung kesana. Batik ini memang sejak dahulu sampai sekarang banyak dipakai oleh masyarakat di daerah keraton, coraknya yang cerah serta pola geometris dan diperkaya dengan parang serta nitik membuat kain batik yang satu ini sangat mempesona dan indah.
Kain yang digunakan dalam membuat batik kraton ini memiliki ukuran 2 x 0.6 meter. Dalam proses pembuatan batik kraton ini yaitu pertama kali membuat garis dengan pensil, lalu di pola, di canting, di klowong, di titik, di tembok, lalu kemudian baru di warna. Proses pembuatan batik dalam satu kain ini memakan waktu yang cukup lama yaitu 3 bulan.
Bahan pewarna batik keraton ini juga tidak menggunakan pewarna yang asal-asalan. Pewarna dari batik keraton ini hanya menggunakan pewarna alami yaitu dari sarang lebah, gondo rukem, soga tegeran, soga tinggi, soga tembel, indigo, mengkudu, kunyit, dan daun mangga. Begitu juga dengan alat yang digunakan untuk mengukir batik pada kain yaitu dengan menggunakan alat kompor, wajan, gawangan, kain putih, meja kayu, canting, taplak, bandul, dan bangku.
Dengan cara membuatnya yang tidak sembarangan, batik tulis khas juga ini juga memiliki harga jual yang tidak sembarangan juga. Satu kain batik tulis khas Yogyakarta ini di bandrol dengan harga 300.000 sampai 1,1 juta per kain. Harga juga berpengaruh dengan motif dan ukuran batik tulis.
Walau harganya yang relatif mahal, namun kualitas batik khas Yogyakarta ini sudah teruji dan sangat awet. Warna dari batik keraton ini juga bisa awet hingga puluhan tahun lamanya karena memangterbuat dari bahan alami yang tidak mudah memudar. Cintai produk dalam negeri dan lestarikan batik Jawa agar karya cipta di dalam negeri tidak diambil alih oleh negara-negara lain.