Merintis Bisnis Ikan Lele untuk Pemula

Ikan lele merupakan ikan air tawar yang saat ini masih ramai peminatnya di pasaran. Ikan ini tidak memerlukan habitat yang sangat terjaga kebersihannya, dalam artian lain lele mampu hidup di air yang keruh sekalipun.
Memulai bisnis ternak ikan lele merupakan peluang bisnis yang menjanjikan. Mempersiapkan mulai dari kolam ikan sampai bibit unggul sangat pdiperlukan, sehingga nantinya akan menjadi peluang bisnis ikan lele yang sangat menguntungkan.
Bagi Anda yang ingin merintis bisnis lele, berikut ini tahap dan persiapan merintis bisnis ikan lele untuk pemula.
Mempersiapkan kolam
Sebelum Anda menggali tanah untuk membuat kolam ikan lele, pastikan ukuran tanah cukup luas dan terhindar dari bahan kimia jenis apapun. Setelah lokasi siap, hal yang perlu Anda lakukan adalah dengan cara menggali tanah dengan kedalaman sekitar 2 meter.
Setelah itu siapkan terpal sebagai dinding dari kolam, setelah semua selesai, masukkan air kedalam kolam. Biarkan kolam terisi air selama 2 sampai 3 hari, hal tersebut bertujuan agar kolam muncul jentik-jentik dan pankton yang nantinya akan menjadi pakan alami oleh bibit-bibit lele.
Memilih bibit lele
Memilih bibit ikan lele harus sangat diperhatikan. Lele yang sehat memiliki ciri-ciri jika diberi makan akan terlihat lebih gesit, tubuhnya besar, warna terlihat lebih terang. Pemilihan bibit lele, bertujuan untuk meminimalisir kematian pada saat bibit lele ditebar dalam kolam baru.
Pisahkan bibit lele berdasarkan ukurannya
Dengan memisahkan bibit lele sama dengan ukurannnya, bertujuan agar lele tidak saling memakan satu sama lain. Lele merupakan jenis ikan yang kanibal, dimana lele akan memakan ikan lele lain yang berukuran lebih kecil dari tubuhnya. Jika Anda akan menebar bibit, maka bibit terseebut seharusnya dipisahkan sesuai dengan ukurannya.
Atur kualitas air kolam
Air dalam kolam juga harus Anda perhatikan, lele merupakan jenis ikan yang tidak suka hidup di air yang jernih. Pada saat lele masih kecil, biasanya air pada kolam akan berwarna hijau. Warna hijau pada air dihasilkan karena dalam air mengandung lumut yang bisa dijadikan pakan alami untuk lele.
Ketika lele sudah menjadi besar dan siap panen, maka air yang ada pada kolam akan berubah warna menjadi keruh.
Menutup permukaan air
Ketika kolam ditaruh pada lokasi yang langsung terkena matahari, maka pada atas air harus Anda tutupi menggunakan eceng gondok. Hal tersebut bertujuan agar kualitas air tidak menurun dan air tidak akan panas karena terkena sinar matahari. Air yang panas akan membuat ikan lele mudah setres dan fatalnya ikan bisa saja mati secara tiba-tiba.
Perhatikan pakan
Pemberian pakan ikan lele tidak bisa dilakukan sesuka hati. Pakan ikan lele yang masih kecil bisa menggunakan cacing kecil dan jika sudah beranjak besar, pakan ikan lele sudah bisa dengan menggunakan pakan pelet yang mengandung banyak nutrisi agar ikan terlihat lebih besar ketika dipanen.
Memanen ikan lele
Ikan lele biasanya sudah siap panen ketika memasuki usia sekitar 3 bulan selama masa penebaran bibit. Ikan yang siap panen memiliki berat 4-7 ekor dalam 1kg nya. Pilah ikan lele ketika memanennya sesuai dengan ukuran penjualan pasar atau bisa saja ukuran yang diinginkan dari pembeli itu sendiri.
Itulah cara merintis bisnis ikan lele agar bisnis Anda cepat berkembang dan akan laris di pasaran. Berikan yang terbaik untuk bisnis Anda, agar menguntungkan.